Pelatihan Pembuatan Goodie Bag dari Anyaman Daun Lais di Desa Selat Nasik Sukses Diselenggarakan
- Oct 21, 2024
- Admin Web Desa Selat Nasik
Selat Nasik, 10 Oktober 2024 – Desa Selat Nasik kembali menjadi tuan rumah dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan goodie bag dari anyaman daun lais. Pelatihan ini berlangsung di ruang rapat kantor Desa Selat Nasik dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh 15 peserta perempuan yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk PKK, pelaku UMKM, Karang Taruna, dan anggota Pokdarwis.
Acara dibuka oleh Pak Bambang, Kepala Bidang Perpustakaan Daerah Kabupaten Belitung, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan seperti ini untuk mengangkat potensi lokal dan meningkatkan keterampilan masyarakat. Pelatihan ini dipandu oleh Ibu Suryani, seorang pengrajin anyaman berpengalaman dari Desa Selat Nasik. Ibu Suryani dengan sabar membimbing peserta mulai dari teknik dasar menganyam hingga tahapan finishing pembuatan goodie bag.
Devy Oktorina, Sekretaris Desa Selat Nasik, juga turut serta dalam pelatihan ini. Beliau menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara ini, menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga bisa menghidupkan kembali kearifan lokal. "Anyaman daun lais merupakan warisan budaya yang sangat berharga, dan melalui pelatihan ini, kita berharap keterampilan ini dapat terus dilestarikan," ujar Devy.
Pelatihan ini dipandu oleh Soleha sebagai MC, yang merupakan anggota aktif Pokdarwis. Suasana pelatihan berjalan dengan penuh semangat dan antusiasme, di mana setiap peserta terlibat aktif dalam setiap tahap pembuatan goodie bag.
Selain untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan produk kerajinan berbasis kearifan lokal kepada pasar yang lebih luas. Goodie bag yang dibuat dari daun lais ini memiliki potensi besar untuk menjadi produk unggulan Desa Selat Nasik, yang dapat dipromosikan di berbagai pameran dan acara di luar daerah.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan evaluasi singkat dari pemateri, di mana para peserta mengungkapkan kepuasan dan rasa bangga mereka terhadap hasil yang dicapai. Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kegiatan serupa yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kerajinan lokal.