Sejarah Desa

Desa Selat Nasik berdiri pada tahun 1933, pada masa itu NKRI belum merdeka seperti sekarang ini. Seperti halnya kehidupan masa penjajahan pada umumnya, kehidupan masyarakat Selat Nasik pada masa itu sangat susah. Masyarakat Selat Nasik mengalami pedihnya hidup dalam penindasan kolonial dan juga mengalami perihnya pendudukan jepang. Banyak cerita-cerita heroik perjuangan masyarakat Selat Nasik, salah satunya yaitu cerita Dahlan menembak opsir belanda yang konon tak terkalahkan di tujuh negeri.

Alkisah, setelah mendengar berita penyerahan jepang pada sekutu tanpa syarat pada 16 agustus 1945, belanda mencoba untuk menguasai kembali wilayah jajahannya, salah satunya adalah Selat Nasik. Karena telah lama merindukan kemerdekaan maka kedatangan kembali belanda disambut rasa ketidakpuasan oleh masayarakat Selat Nasik. Puncaknya ialah pecahnya pertempuran 14 desember 1945, yang menewaskan opsir belanda karena ditembak oleh Dahlan. Meskipun akhirnya Dahlan harus meninggal dunia karena keganasan pasukan belanda yang membalas dendam kematian pimpinannya, namun cerita heroik tersebut menjadi penyulut semangat juang bagi rakyat Selat Nasik.