Pulau Langir Terancam, Pokmaswas Selat Nasik Pasang Pengumuman Cegah Penebangan Ilegal
- Oct 02, 2024
- Admin Web Desa Selat Nasik
Selat Nasik, 2 Oktober 2024 – Tim Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Langir bersama Kasi Pemerintahan Desa Selat Nasik melaksanakan patroli di Pulau Langir pada Rabu pagi (2/10). Patroli ini bertujuan untuk memasang pengumuman larangan menebang pohon kelapa, menyusul laporan adanya aktivitas penebangan liar di pulau tersebut.
Sebelumnya, ditemukan sejumlah 14 batang pohon kelapa yang ditebang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ketua Pokmaswas Langir, Jafar, menyampaikan, “Didapati sejumlah 14 batang pohon kelapa yang ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, mungkin jika dirupiahkan kerugiannya jutaan rupiah.” Hal ini sangat meresahkan warga, karena Pulau Langir selama ini menjadi sumber utama kelapa bagi Desa Selat Nasik, terutama untuk keperluan acara hajatan yang biasanya diambil tanpa biaya.
Kepala Desa Selat Nasik, Anuar, juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian pulau. "Pengumuman ini kami buat agar bersama kita menjaga kelestarian lingkungan Pulau Langir," ujar Anuar.
Selain pemasangan pengumuman, tim patroli juga melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga pohon kelapa di Pulau Langir. Dengan upaya ini, diharapkan aktivitas penebangan liar dapat dihentikan, dan kelestarian pulau tetap terjaga demi kepentingan bersama masyarakat Desa Selat Nasik.