Tradisi Sakral Beselamat Kampong: Momen Kebersamaan dan Doa untuk Keselamatan Desa Selat Nasik
- Oct 21, 2024
- Admin Web Desa Selat Nasik
Selat Nasik, 9 Oktober 2024 – Desa Selat Nasik menggelar tradisi Beselamat Kampong pada hari Rabu, 9 Oktober 2024, pukul 13.00 WIB. Acara yang berlangsung di rumah adat Tanah Tambun Desa Selat Nasik ini dipimpin oleh Jemasah atau dukun kampong, sebagai tokoh spiritual utama dalam upacara adat tersebut.
Beselamat Kampong merupakan tradisi sakral yang dilakukan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, lebay kampong (pemimpin keagamaan desa), ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Desa Selat Nasik.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, dukun kampong memimpin ritual berupa Yasinan dan doa selamat. Ritual ini disertai dengan penyerahan kesalan oleh ketua adat, Jahari, kepada dukun kampong (Jemasah) untuk didoakan, yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk keberkahan dan rasa syukur. Jemasah menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan Beselamat Kampong ini adalah untuk memohon keselamatan dan keberkahan dalam mencari rejeki. "Dengan doa dan harapan ini, kita memohon kepada Yang Maha Kuasa agar setiap usaha dan langkah warga Desa Selat Nasik dalam mencari rejeki dilimpahi keselamatan dan keberkahan," ungkap Jemasah.
Seluruh peserta acara tampak khusyuk mengikuti setiap tahapan prosesi adat, menunjukkan kebersamaan dan semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Desa Selat Nasik.
Kepala Desa Selat Nasik, Anuar, menyampaikan bahwa tradisi Beselamat Kampong ini merupakan salah satu warisan budaya yang terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur serta doa bersama demi keamanan dan ketenteraman seluruh warga desa. "Kegiatan ini bukan hanya simbolis, tapi juga bentuk komitmen kita bersama untuk menjaga adat dan budaya serta menjalin silaturahmi antar warga," ujar Anuar.
Acara Beselamat Kampong ditutup dengan makan bersama, di mana seluruh peserta menikmati hidangan yang telah disiapkan secara gotong-royong oleh warga setempat. Ini sekaligus menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial dan kebersamaan di antara masyarakat Desa Selat Nasik.
Tradisi ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari identitas Desa Selat Nasik, sebagai desa yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal.